Jelas ini pikiran picik semua lelaki.Munafik,jika ada lelaki yang sama sekali tidak pernah berpikir tentang itu.Hedoisme itulah iming-imingnya.Bahkan,agama dan hukum tidak dapat membendung imaji-imaji itu.Imaji keji,lebih tepatnya.
jaman edan ini merotasi pikiran manusia jadi hewan.Kalo bisa pun hewan malah yang akan jadi manusia. "Aarrgghh....!!"lamunanku buyar saat belaian lembut jari tangan itu mulai memasuki celah-celah jari tanganku.Wajah ayu dengan mata sayu menghujam bola mataku.Terasa teduh.Tapi,keteduhannya belum mampu menghancurkan bongkahan batu terlaknat di otak.
List kebusukan tercatat rapi.Tinggal di play,nafsu setan ini akan terlaksana.Keadaan pikiran semakin diperkeruh dengan pekatnya malam.Malam yang menjanjikan sejuta kenokmatan duniawi.Apalagi,saat aku melemparkan pandangan ke luar kaca mobil.Langsung berbinar bola mata ini,saat membaca tulisan "WARUNG BIR".Seakan-akan diperlicin saja niat kebusukan ini.
Kumatikan gas mobilku dan kuajak gadis itu memasuki warung bir.Dalam kuatnya genggaman tanganku si gadis itu nurut saja.Tak ada perlawanan dan mengikuti gerakan langkah kaki macan buas ini.
"Pesan bir dua,"kataku.Dan tak lama setelah itu,si pemilik warung mengantarkan bir dalam gelas besar.
"Tahu aja,si pemilik warung ini,"batin hatiku senang.
"Pasti,setelah ini gadis ayu itu akan mabuk dan...haha..,"aku tersenyum sinis penuh arti.
Sekitar lima belas menit,aku telah meracuni saraf-saraf gadis ayu itu dengan barang haram yang namanya bir guna melancarkan aksi haram pula.Tapi....aneh!!! Gadis itu belum menunjukkan tanda-tanda ketidaksadaran dirinya???"aku mulai kelabakan.Dan kuputuskan memesan dua gelas besar bir lagi.Aku yakin kali ini,dia langsung klepek-klepek tak sadarkan diri.
Harap-harap cemas,aku menantikan mayat hidupnya.Kapan mulainya???"pikirku mulai geram.
"Indah banget ya malam ini.Bulan bersinar terang dikelilingi bintang-bintang,"kata gadis itu.
"Haahh???kok dia masih "ngeh"dengan keadaan sekitar??Bukannya,seharusnya dia sudah pusing tujuh keliling dan muntah-muntah gag jelas??Ato jangan-jangan dia punya ilmu kekebalan???Seremm..amat!!"kacau sudah pikiranku.
"Lucu dech baca tulisannya "BIR" <Black in Robuska> ,ada-ada saja idenya ,"lanjut gadis itu dengan simpul senyum kecil yang tersungging di bibirnya.Jelas ini langsung membuka kebegoanku.
"Pantes saja nyawanya masih utuh terkumpuk 100%,lawong yang diminum bukan bir melainkan kopi.Hadewh,begonya!!!
Akibat,kepicikan pikiranku sampe-sampe aku mabok sendiri gag bisa baca tulisan.Lhah inilah akibat dari pikiran picik yang memabokkan.
"Berarti gag jadi main kuda-kudaan,melainkan berubah jadi main monopoli. #geleng-geleng kepala.

Cool!!!
BalasHapustapi coba di olah lagi kata-katanya jadi lebih apik N enak dibaca. Tanda baca, paragraf N susunan juga kudu di perhatiin. Tapi selebihnya cool kok!!!
makasiey....koreksinya!!!
BalasHapus#belajar lagi aahh....^^